PENGEMBANGAN MODEL BOND ANTARA CFRP DAN BETON MENGGUNAKAN RIGID BODY SPRING MODEL
Perubahan dalam standar desain struktur beton membuat gedung-gedung yang telah berdiri (existing) tidak memenuhi kriteria standar yang baru. Untuk tetap dapat berfungsi dengan baik dalam umur rencananya, elemen struktur gedung-gedung tersebut perlu diberikan perkuatan struktur. Perkuatan menggunakan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) merupakan salah satu perkuatan structural yang banyak digunakan karena memiliki beberapa kelebihan mencakup […]
Kajian Kekerasan Agregat Terhadap Permeabilitas Campuran Aspal Berpori
Lapisan aspal berpori merupakan inovasi campuran aspal yang dikembangkan untuk meningkatkan keselamatan jalan. Memiliki ketahanan selip yang baik, dan dapat mengurangi efek dari genangan air di saat hujan ekstrim. Jenis campuran ini memiliki kadar rongga udara yang tinggi untuk mendukung fungsinya. Permeabilitas merupakan salah satu kinerja fungsional dari campuran aspal berpori. Dibentuk oleh gradasi terbuka […]
Perbaikan Clay Shale Terdegradasi dengan Metode Injeksi Semen dan Geopolymer
Degradasi pada clay shale berakibat menurunkan kuat dukung sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Upaya perbaikan perlu dilakukan untuk meningkatkan kuat dukung clay shale yang telah mengalami degradasi tersebut. Stabilisasi dengan metode mixing telah banyak diaplikasikan, namun karena metode ini memerlukan pembongkaran sehingga sulit diaplikasi pada permasalahan ini. Kesulitan tersebut disebabkan oleh permasalahan degradasi clay […]
UNJUK KERJA HIDRAULIK PEMECAH GELOMBANG BERLUBANG
Pemecah gelombang berlubang model dinding telah banyak digunakan untuk perlindungan pantai atau kolam pelabuhan karena memiliki keuntungan hemat material dibandingkan dengan pemecah gelombang tumpukan batu (rubble mount breakwater). Tetapi pemecah gelombang ini kurang efektif dalam mereduksi energi dan tinggi gelombang pada saat porositas lubang () dan panjang gelombang (L) yang besar. Penggunaan bentuk lubang tipe […]
KEBUTUHAN TAMPUNGAN AIR UNTUK MENGENDALIKANKELEBIHAN LIMPASAN PERMUKAAN
[et_pb_section admin_label=”section”] [et_pb_row admin_label=”row”] [et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text admin_label=”Text”] Penanganan banjir selama ini fokus pada peningkatan kapasitas sungai sementara pengelolaan air hujandi daerah aliran sungai (DAS) sebagai sumber air masih terabaikan, sehingga perlu dikembangkanmetode peningkatan fungsi DAS dengan merumuskan kebutuhan tampungan air. Disamping itupengendalian banjir (struktural) saat ini lebih pada mengendalikan limpasan permukaan/kuantitas airhujan dengan jalan meningkatkan/mengembalikan […]
MODEL PENGELOLAAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN HIJAU BERKELANJUTAN PADA BANGUNAN GEDUNG EKSISTING
[et_pb_section admin_label=”section”] [et_pb_row admin_label=”row”] [et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text admin_label=”Text”] Strategi hijau untuk keberlanjutan masa depan hadir dari kepedulian terhadap perubahan iklim, pemanasan global, konsumsi energi yang berlebihan, dan peningkatan polusi di dunia. Salah satu sektor yang memberikan dampak sangat besar terhadap kerusakan lingkungan adalah sektor industri konstruksi dan bangunan. Sektor ini berkontribusi secara global terhadap 1/3 dari […]
PELINDUNG TEBING BATU BATA INTERLOCK DENGAN PERKUATAN TANAMAN AKAR WANGI GUNA MENDUKUNG PROSES RESTORASI SUNGAI

Agus Hari Wahyudi Program Studi Doktor Ilmu Teknik Sipil Universitas Diponegoro, Desember 2021. Permasalahan sungai di Indonesia berupa kerusakan tebing sungai biasanya diperbaiki dengan membangun infrastruktur. Jenis bangunan yang umum dilaksanakan adalah bangunan krib, revetment, lining, dinding penahan, turap maupun tumpukan batu, atau balok beton. Penanganan kerusakan tebing juga dilakukan secara vegetasi dengan menggunakan pohon, […]